Lastest Articles

Showing posts with label By : Irgha Utami. Show all posts
Showing posts with label By : Irgha Utami. Show all posts

Wednesday, December 4, 2013

Walikota Prabumulih Mengaku Siap Terima Gelumbang Bergabung

0 comments

Walikota Prabumulih Mengaku Siap Terima Gelumbang Bergabung

3 Des 2013

PRABUMULIH, PP - Petikan judul tersebut diatas adalah pernyataan kesiapan seorang pemimpin menyambut salah satu opsi yang disampaikan presedium pemekaran Kabupaten Gelumbang. Walikota Prabumulih ketika diminta tanggapannya seputar kemungkinan Gelumbang sekitarnya masuk ke wilayah Prabumulih jika permohonan pemekaran mengalami kendala, mengaku siap menerima rencana tersebut. 

Jika Gelumbang masuk dan bergabung ke Kota Prabumulih, menurut Ridho Yahya sangat bagus. Sangat bagus bukan berarti tidak mendukung keinginan masyarakat Gelumbang sekitarnya untuk dimekarkan menjadi Kabupaten. Karna lanjut orang nomor satu di Prabumulih ini, Gelumbang juga memiliki potensi yang cukup besar untuk dikembangkan dan pada perinsipnya gelumbang layak jadi Kabupaten.

Kemungkinan status Kota Prabumulih menjadi Kabupaten Jika Gelumbang mau bergabung, menurut adik kandung Bupati Ogan Ilir Mawardi Yayah ini mengatakan, hal tersebut masih perlu pembahasan lebih lanjut di DPRD. "Klo kita lebih memilih tetap menjadi Kota dan soal yang lainnya bisa dibicarakan lebih lanjut dengan wakil rakyat" ungkapnya disela-sela acara pelantikan Kades Muara Sungai di Pendopo Walikota Prabumulih.

Dikatakan, yang utama dan paling penting untuk saat ini dirinya masih fokus untuk mensejahterakan masyarakat kota Prabumulih. Jika pun ada kemungkinan yang lain soal rencana tersebut diatas, Ridho mengaku tetap siap. Demi kepentingan orang banyak Pemerintah Kota Prabumulih tetap siap menerima, tandasnya. (pp/01)
more.

Kota Prabumulih Jadi Kabupaten?

0 comments

Kota Prabumulih Jadi Kabupaten?

29 Nov 2013

PRABUMULIH, PP - Jika tuntutan pemekaran Kabupaten Gelumbang mentok ditengah jalan masyarakat lebih memilih untuk kembali bergabung ke Kota Prabumulih ketimbang Kabupaten Muara Enim. Demikian disampaikan Humas Presedium Pemekaran Kabupaten Gelumbang Ali Hanafiah saat dibincangi Posmetro Prabu, usai Shalat Jumat (29/11).

Dikatakannya, Berdasarkan uji study kelayakan yang dilakukan oleh Mahasiswa beberapa waktu lalu, pemekaran Kabupaten Gelumbang sudah layak. Gelumbang sudah layak untuk dimekarkan, ujar Ali Hanafiah yang juga Calon Legislatif Kabupaten Muara Enim periode 2014-2019.

Untuk saat ini lanjut Ali (begitu ia biasa disapa) pihaknya tinggal menunggu persetujuan Gubernur karna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muara Enim sendiri berdasarkan proposal pemekaran Kabupaten Gelumbang yang sudah diajukan tim beberapa waktu lalu sudah mendapat persetujuan dan sudah direkomendasikan untuk dilakukan uji kelayakan yang melibatkan mahasiswa.

Disinggung syarat pembentukan Kabupaten Gelumbang, Ali menjelaskan bahwa berdasarkan jumlah desa dan penduduk, sumber pendapatan asli daerah (PAD), luas wilayah, dan peta wilayah, Gelumbang untuk dimekarkan sudah memenuhi syarat.

Untuk Kecamatan sendiri, Gelumbang kini sudah memiliki enam kecamatan. Diantaranya, Kecamatan Gelumbang, Kecamatan Lembak, Kecamatan Sungai Rotan, Muara Belida, Kelekar, dan Kecamatan Belido Darat.  Kalau perlu dalam kurun waktu dua tahun atau tahun 2015 Gelumbang  segera terealisasi jadi kabupaten," tegas Ali Hanafiah.

Soal kembali bergabung ke Kota Prabumulih, Ali mengungkapkan bahwa hal tersebut adalah opsi kedua. Dimana lanjutnya, jika pemekaran Gelumbang tidak mendapatkan respon dari petinggi Negara ini, masyarakat lebih memilih bergabung ke Kota Prabumulih. Alasanya, akses untuk melakukan urusan ke pemerintah kabupaten Muaraenim sangat jauh sekali dan untuk kembali ke Kabupaten Muara Enim sangat tidak mungkin mengingat Pali kini sudah Kabupaten, tandasnya. 
more.

Waspada Politikus Kutu Loncat Prabumulih Rakus Jabatan

0 comments

Waspada Politikus Kutu Loncat Prabumulih Rakus Jabatan

3 Mei 2013

PRABUMULIH, PP - Dalam beberapa hari terakhir ini masyarakat Prabumulih banyak disuguhkan dengan tontonan yang tidak bermoral soal politikus Kota Nanas ini yang seenaknya berpindah partai. Anggota dewan perwakilan rakyat daerah (DPRD) Kota Prabumulih yang mendapat amanah dari rakyat untuk mewakili suara di Parlemen belum lagi usai melaksanakan tugas malah pindah ke partai lain. 

Parahnya loncat partai seolah menjadi kewajaran lantaran berlangsung terus-menerus dan nyelenehnya lagi, meski sudah pindah partai wakil rakyat yang rakus ini masih duduk manis di kursi empuk DPRD serta masih menikmati fasilitas negara. Seharusnya, politisi yang telah mendapat amanah rakyat duduk sebagai anggota Dewan mesti menjaga amanah dengan baik. Pasalnya, mereka telah disumpah untuk menyelesaikan tugasnya hingga masa bakti yang ditetapkan. (kagek termakan sumpah laju bisulan galo pantat dan rai kamu tuw)
"Selama dipercaya oleh masyarakat menjabat sebagai anggota dewan selama lima Tahun, belum ada satupun gebrakan yang telah diperbuat khususnya Politisi kutu loncat di Kota Prabumulih. Banyak proyek terbengkalai, uang yang bersumber dari APBD terbuang percuma dan sia-sia namun tak satupun kuasa pengguna anggaran dari kepala SKPD yang masuk dalam penjara. Malah sebaliknya, proyek sarat kepentingan kian menjamur di Kota Prabumulih" ujar pengamat politik dan ekonomi di Prabumulih.

Proyek yang disinyalir sarat kepentingan tersebut diantaranya adalah pembangunan terminal yang entah apa manfaatnya dan kini malah berubah menjadi tempat parkir alat berat milik perusahaan swasta dan lebih tepatnya terminal ini disebut "tempat praktek Zin operasi kelamin". Yang selanjutnya adalah proyek tak berujung yaitu islamic centre. Tiap pengesahan RAPBD menjadi APBD proyek ini selalu mendapat suntikan dana yang tidak sedikit namun, hingga kini tidak sedikitpun nampak tanda-tanda proyek ini selesai dikerjakan. Padahal jika disimak mendalam banyak warga Prabumulih ingin sekali melakukan Sholat berjamaah disana.

Ada lagi proyek Kantor Walikota tepatnya disamping kantor DPRD Kota Prabumulih. Bisa jadi sudah beratus karung Anggaran Kota ini ditelan oleh proyek tersebut. Namun hingga kini bangunan tersebut tak ubahnya sebuah bangunan berhantu.

Lantas apa yang dikejar oleh politisi kutu loncat Prabumulih hingga berani lompat pagar ke partai lain? jawabnya tidak lain adalah menjadi anggota dewan itu sangat enak. Biarlah suara rakyat dibayar yang penting bisa duduk santai di kursi empuk hasil pajak dari masyarakat.  Datang, duduk, diam, duit menjadi motto yang tidak bisa diganggu gugat oleh siapapun kecuali Tuhan yang maha Esa.

Sejauh ini tak satupun aspirasi masyarakat yang bisa diwujudkan oleh anggota sidang ini saat menggelar sidang di parlemen setingkat Kota Prabumulih. Yang ada beberapa dari mereka cuma bisa menambah istri, menambah deretan panjang rumah kontrakan, menambah tingkat rumah pribadi dan menambah tunjangan untuk dirinya sendiri dan bahkan jika tidak salah, tunjangan kenakalan juga bakal dirapatkan dalam waktu dekat ini dan dijadikan perda pada APBDP. Nasib...nasib.


Tinggal lagi, masyarakat yang berpikir tentang para politisi kutu loncat dipilih atau tidaknya pada pemilu legislatif mendatang. Siapa saja politisi kutu loncat tersebut, ikuti terus informasi dari Posmtero Prabu situs media online kota Prabumulih. Terakhir penulis berpesan untuk para politisi kutu loncat yang rakus jabatan,  Jadilah kamu seperti politisi terdahulu konsisten berpolitik, karena mereka memilih partai berdasarkan keyakinan dan ideologi. Bukan karena faktor pragmatis, seperti meraih jabatan. Ingatlah bahwa anda telah disumpah untuk menyelesaikan tugas hingga masa bakti yang ditetapkan.RED
more.

Hutan Adat Bukan Lagi Hutan Negara

0 comments

Hutan Adat Bukan Lagi Hutan Negara

2 Des 2013

PALI, PP--Terbitnya surat keputusan Mahkamah Konstitusi dalam amar putusan perkara nomor ;35/PUU-X/2012 menyebut hutan adat bukan lagi menjadi bagian hutan Negara sebagaimana di maksud dalam pasal  1 angka 6 Undang-Undang Kehutanan   Kata ”Negara” dalam pasal 1 angka 6, yaitu: “Hutan adat adalah hutan “negara” yang berada dalam wilayah masyarakat hukum adat”, tidak mempunyai kekuatan hukum mengikat  , sehingga definisi hutan adat  yang di maksud pasal 1 angka 6 berubah mejadi  Hutan adat adalah hutan Negara yang berada di dalam wilayah   masyarakat hukum adat" demikian amar keputusan MK terkait pasal 1 angka 6 dalam UU Nomor 41 tahun 1999.

Keputusan MK tersebut  juga membatasi wewenang Negara dalam hutan adat ,Hutan adat termasuk hutan marga hutan pertuanan atau sebutan lain semua dalam cakupan lain yang di sebut ulayat atau hutan ulayat karena berada dalam kesatuan wilayah masyarakat umum adat ,  terbitnya keputusan tersebut di iringi dengan keluarnya surat edaran Mentri Kehutanan nomor SE .1/Menhut-II/2013  yang mengimplementasikan surat MK  kepada Bupati dan Gubernur seluruh Indonesia
   
Koordinator Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN ) Kabupaten Muara Enim Yacub, menyambut antusias keputusan tersebut karna dalam memperjuangkan tanah adat ataupun tanah ulayat sering terganjal dengan Undang –undang nomor 41 tahun 1999 kesulitan bahkan di tengarai sengketa lahan saudara Jhonedi dengan PT BBP dan juga MHP  ini di sebabkan pengejawantahan UU tersebut yang keliru di harapkan keputusan MK tersebut  dapat mendorong perjuangan masyarakat adat terutamah yang berada di Kabupaten PALI  walaupun keputusan MK tersebut masih menunggu  peraturan –peraturan opersional di lapangan dan inilah konsekuensi sekaligus tantangan bagi masyarakat awam walaupun hukum logika-logika terkadang rumit.

Kasus  lahan milik Jonedi di sungai Kandis lokasi Baung 1 dan baung 2 yang menurut PT BBP termasuk dalam hutan Negara  menurut beliau sengketa lahan tersebut karna pihak perusahaan   selalu berdali  dengan UU kehutanan nomor 41 tahun 1999 padahal  dalam amar keputusan MK jelas hutan di Sungai baung dan sekitarnya bukan hutan Negara dan itu adalah hutan marga atau hutan adat  
   
Dengan definisi baru ini praktik pengolahan hutan adat di harapkan benar benar di akui, di hormati dan turut di jaga oleh pemerintah dan harapan terbesar di gantungkan agar tidak ada lagi tekanan –tekanan ataupun pencaplokan wilayah adat untuk di jadikan kawasan hutan oleh Negara untuk tanpa persetujuan masyarakat adat .Perjuangan masyarakat adat tentunya tidak sampa disini saja tugas berat menanti untuk mengembalikan tanah adat ke pangkuan masyarakat adat. (pd)

Publikasi : Posmetro
more.

Ridho Yahya Sesalkan Pemberitahuan Dewan Yang Terlambat

0 comments

Ridho Yahya Sesalkan Pemberitahuan Dewan Yang Terlambat

4 Des 2013

PRABUMULIH, PP - Mengulas masalah belum disahkannya Ranperda penyertaan modal pada Proyek pembangunan  jalur Pipa PDAM Prabumulih yang direncanakan masuk dalam gabungan penyertaan Modal kepada PDAM Tirta Prabu oleh dewan perwakilan rakyat (DPR) Kota Prabumulih disesalkan oleh Walikota.

Alasan Dewan bahwa Pemerintah belum melengkapi rincian penggunaan anggaran penyertaan modal sebelumnya sesuai petunjuk rekomendasi BPK dan BPKP, menurut Walikota sudah diserahkan. Yang disesalkan dalam hal ini adalah pemeberitahuan yang terlambat.

"Kalau kesalahannya dari kita, ok kita terima dan sudah buatkan. Ini dia sudah selesai. Maksud kita itu kenapa pemberitahuan itu tidak dari awal kok harus dipenghujung Tahun. Tapi gak masalah karna seluruh prosedur yang dimintakan sudah kita siapkan" tgasnya disela-sela acara pelepasan PNS Purnabakti di Pendopo Kediaman Walikota Rabu (04/12)
more.

Rencana Rehabibilitasi Pasar Inpres, Pemkot Undang Seluruh Pedagang

0 comments

Rencana Rehabibilitasi Pasar Inpres, Pemkot Undang Seluruh Pedagang

4 Des 2013

PRABUMULIH, PP - Untuk pembahasan lebih lanjut seputar rencana pemerintah merehabilitasi pasar inpres Kota Prabumulih pada Tahun depan dan rencana asosiasi pedangang ingin bertemu secara langsung dengan Pemerintah disambut Baik Walikota Prabumulih Ir. Ridho Yahya MM.

Menurut Walikota pihaknya siap melakukan tatap muka kapan saja dengan seluruh pedagang di pasar inpres bukan kepada pengurusnya agar tidak ada salah komunikasi dan salah penyampaian kedepannya. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan muncul kepermukaan, ujarnya.

Saat disinggung tempat relokasi sementara untuk pedagang saat pasar inpres nantinya direlokasi, Ridho Yahya mengatakan ada dua kemungkinan lahan yang bakal dijadikan tempat relokasi sementara pasar. Rencananya para pedagang akan direlokasi di samping Polsek Prabumulih timur. Jika disana nantinya tidak memungkinkan, Pemerintah sudah mempersiapkan pilihan kedua yakni terminal kota Prabumulih di Jalan Lingkar.

Untuk diketahui lanjut Walikota, rencana rehabilitasi pasar inpres hanya dibagian dalamnya saja. Artinya proyek rehabilitasi tersebut bukan mencakup keseluruhan pasar hanya dibagian dalam yang dianggap perlu perbaikan.

"Sekali lagi kita sampaikan bahwa rencana Rehabilitasi pasar bukan mencakup keseluruhan. Bagian pasar yang direhabilitasi nantinya hanya bagian dalam yang sudah disurvey jauh hari sebelumnya" ujar Walikota Prabumulih Rabu (04/12)

4 Des 2013

PRABUMULIH, PP - Untuk pembahasan lebih lanjut seputar rencana pemerintah merehabilitasi pasar inpres Kota Prabumulih pada Tahun depan dan rencana asosiasi pedangang ingin bertemu secara langsung dengan Pemerintah disambut Baik Walikota Prabumulih Ir. Ridho Yahya MM.

Menurut Walikota pihaknya siap melakukan tatap muka kapan saja dengan seluruh pedagang di pasar inpres bukan kepada pengurusnya agar tidak ada salah komunikasi dan salah penyampaian kedepannya. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan muncul kepermukaan, ujarnya.

Saat disinggung tempat relokasi sementara untuk pedagang saat pasar inpres nantinya direlokasi, Ridho Yahya mengatakan ada dua kemungkinan lahan yang bakal dijadikan tempat relokasi sementara pasar. Rencananya para pedagang akan direlokasi di samping Polsek Prabumulih timur. Jika disana nantinya tidak memungkinkan, Pemerintah sudah mempersiapkan pilihan kedua yakni terminal kota Prabumulih di Jalan Lingkar.

Untuk diketahui lanjut Walikota, rencana rehabilitasi pasar inpres hanya dibagian dalamnya saja. Artinya proyek rehabilitasi tersebut bukan mencakup keseluruhan pasar hanya dibagian dalam yang dianggap perlu perbaikan.

"Sekali lagi kita sampaikan bahwa rencana Rehabilitasi pasar bukan mencakup keseluruhan. Bagian pasar yang direhabilitasi nantinya hanya bagian dalam yang sudah disurvey jauh hari sebelumnya" ujar Walikota Prabumulih Rabu (04/12)
more.

Pesparawi Prabumulih 2013 Digelar

0 comments

Pesparawi Prabumulih 2013 Digelar

10 Nov 2013

BUKIT LEBAR, PP - Pesta paduan suara gerejawi (pesparawi) merupakan cara untuk mengucapkan rasa syukur dan gembira jemaat Kristiani yang bersifat rohani. Acara pesparawi yang dilaksanakan sabtu lalu merupakan yang ke dua kali dilakukan di Prabumulih setelah tiga tahun lalu ke 2 se kota Prabumulih.


Ketua Umum LPPD Provinsi Sumsel yang diwakili Ida Saragih menyatakan selamat dan sukses atas terselenggaranya Pesparawi ke 2 ini. "Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, peserta dapat mengikuti dengan baik dan khidmat. " ungkap Ida Saragih. Pesparawi ini digelar selain jadi ajang tahunan, juga mencari wakil peserta Pesparawi di tingkat Provinsi pada bulan Juli tahun 2013

Ketua umum LPPD Provinsi yang diwakili oleh Ida Saragih

Sedangkan jenis perlombaan antara lain Koor, vocal group, Solo remaja dan solo anak anak. Ini mencari wakil untuk peserta peswari tingkat Provinsi pada juli tahun 2014 di Pagaralam mendatang.

Hadir dalam kesempatan ini, Drs M Yosef Manjan staf ahli bidang pemerintahan, C Sialagan dari polres, FKUB Usman jakfar BA. Sedangkan tim juri dari Maryadi ST dari palembang, frans alexander dari Doremi Prabumulih
Philipus budi santoro Greja Siloam.


Ketua penyelenggara Drs Teguh Ananto MSi mengatakan, kegiatan pesparawi sebagai wadah umat kristiani untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional khususnya dibidang mental spiritual dalam upaya menciptakan masyarakat yang adil dan makmur sejahtera berdasarkan pancasila dan UUD 1945. "Dalam pesparawi ini dimaksudkan sebagai salah satu  cara pengucapan rasa syukur dan bergembira yang bersifat rohani. Selain itu tujuannya adalah untuk memupuk tali persaudaraan dan rasa kebersamaan dengan ungkapan syukur dan kesetiaan terhadap tuhan yang maha esa serta cerminan kebersamaan dan kesatuan umat kristiani di kota Prabumulih untuk ikut aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan bangsa indonesia khususnya kota Prabumulih.

Sampaikan lagu pilihan dan lagu wajib,peserta dari 12 greja yang ada diPrabumulih, seperti Greja protestan Oikomini, greja Pantekostan indonesia prabumulih, Huria Kristen Batak Protestan dan gereja lainnya.

10 Nov 2013

BUKIT LEBAR, PP - Pesta paduan suara gerejawi (pesparawi) merupakan cara untuk mengucapkan rasa syukur dan gembira jemaat Kristiani yang bersifat rohani. Acara pesparawi yang dilaksanakan sabtu lalu merupakan yang ke dua kali dilakukan di Prabumulih setelah tiga tahun lalu ke 2 se kota Prabumulih.


Ketua Umum LPPD Provinsi Sumsel yang diwakili Ida Saragih menyatakan selamat dan sukses atas terselenggaranya Pesparawi ke 2 ini. "Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi, peserta dapat mengikuti dengan baik dan khidmat. " ungkap Ida Saragih. Pesparawi ini digelar selain jadi ajang tahunan, juga mencari wakil peserta Pesparawi di tingkat Provinsi pada bulan Juli tahun 2013

Ketua umum LPPD Provinsi yang diwakili oleh Ida Saragih

Sedangkan jenis perlombaan antara lain Koor, vocal group, Solo remaja dan solo anak anak. Ini mencari wakil untuk peserta peswari tingkat Provinsi pada juli tahun 2014 di Pagaralam mendatang.

Hadir dalam kesempatan ini, Drs M Yosef Manjan staf ahli bidang pemerintahan, C Sialagan dari polres, FKUB Usman jakfar BA. Sedangkan tim juri dari Maryadi ST dari palembang, frans alexander dari Doremi Prabumulih
Philipus budi santoro Greja Siloam.


Ketua penyelenggara Drs Teguh Ananto MSi mengatakan, kegiatan pesparawi sebagai wadah umat kristiani untuk berpartisipasi dalam pembangunan nasional khususnya dibidang mental spiritual dalam upaya menciptakan masyarakat yang adil dan makmur sejahtera berdasarkan pancasila dan UUD 1945. "Dalam pesparawi ini dimaksudkan sebagai salah satu  cara pengucapan rasa syukur dan bergembira yang bersifat rohani. Selain itu tujuannya adalah untuk memupuk tali persaudaraan dan rasa kebersamaan dengan ungkapan syukur dan kesetiaan terhadap tuhan yang maha esa serta cerminan kebersamaan dan kesatuan umat kristiani di kota Prabumulih untuk ikut aktif dan berpartisipasi dalam kegiatan pembangunan bangsa indonesia khususnya kota Prabumulih.

Sampaikan lagu pilihan dan lagu wajib,peserta dari 12 greja yang ada diPrabumulih, seperti Greja protestan Oikomini, greja Pantekostan indonesia prabumulih, Huria Kristen Batak Protestan dan gereja lainnya.
Publikasi : Posmetro
more.

Ujian Nasional Bukan Alat Kelulusan

0 comments

Ujian Nasional Bukan Alat Kelulusan

1 Nov 2013

Anggota Komisi X DPR yang membidangi Pendidikan dan Kebudayaan, Ekonomi Kreatif, dan Pariwisata, Dedi Gumelar, mengatakan, ujian nasional (UN) bukan alat untuk menentukan kelulusan.

"Dalam Undang-undang Nomor 20/2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, UN dinyatakan sebagai alat evaluasi dan fungsi pemetaan pendidikan," kata dia, yang akrab disapa Miing, pada kunjungan kerja di Manado, Rabu.

Dia mengatakan, fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) telah menyatakan sikapnya menolak pemberlakuan UN yang dimanfaatkan untuk menentukan kelulusan siswa.

Alasannya menurut dia, dari aspek legalitas, pengadilan negeri Jakarta Pusat telah membatalkan UN karena tidak sesuai dengan undang-undang sistem pendidikan nasional, walaupun kemudian pemerintah mengajukan langkah kasasi ke mahkamah agung namun ditolak MA.

"Artinya bahwa setelah ditolak MA harus mengikuti putusan hukum sebelumnya yang membatalkan pelaksanaan UN," katanya.

Dia menambahkan, dalam amar putusan MA diputuskan bahwa UN bisa dilaksanakan sepanjang memenuhi delapan standar nasional pendidian yang tertera dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.

"Apakah delapan standar nasional pendidikan ini sudah terpenuhi baik dari sisi isi, sarana dan prasarana atau mutu guru? Kondisi di Ternate, Maluku Utara, Aru akan berbeda dengan Bandung, Jakarta, Semarang atau Jogjakarta," katanya.

Diapun mempertanyakan, pertanggungjawaban ketika anak tidak lulus, yang ketika tidak bersekolah orang tuanya akan mendapatkan sanksi hukum seperti tuntutan undang-undang.

"Karena itu bila secara legal aspek dibatalkan oleh pangadilan, maka DPR tidak menyetujui anggarannya. Karena itu, alternatif lainnya yang bisa dilakukan adalah UN tetap dilaksanakan namun tidak dijadikan alat kelulusan," katanya.

Dia mengatakan, alasan lain penolakan UN, guru mata pelajaran non UN tidak dihargai anak didik, dan ketika mencapai kelas tiga, anak mengikuti bimbingan belajar dan harus mengeluarkan uang jutaan rupiah yang hanya bisa diakses orang kaya.

"Apa artinya juga ada polisi namun UN bocor juga. Dan kenapa soal harus dicetak di Jakarta sementara di provinsi ada percetakan yang memenuhi standar," katanya. (pp/ant)

more.

Ketika Daerah Lain di Sumsel Sudah, Prabumulih Belum

0 comments

Ketika Daerah Lain di Sumsel Sudah, Prabumulih Belum

16 Okt 2013

PRABUMULIH, PP - Kendati sudah dua kali digelar, Siswa asal Prabumulih  belum pernah duduk di Parlemen Remaja DPR RI Senayan Jakarta. Untuk diketahui Parlemen Muda (Youth Parliament Indonesia) merupakan wadah edukasi dan sosialisasi demokrasi dan partisipasi politik kepada pemuda Indonesia melalui sidang parlemen remaja, dan pemanfaatan jejaring sosial.

Sementara itu parlemen remaja indonesia (PRI) bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada remaja (siswa SMU) tentang proses pembuatan kebijakan publik serta institusi-institusi pendukungnya, melembagakan, mendidik dan meningkatkan kemampuan remaja tentang betapa penting demokrasi  melalui pelaksanaan simulasi Parlemen Indonesia (DPR-RI).


Jika Selama ini sidang digedung MPR/DPR RI hanya diikuti oleh para anggota dewan yang dipilih dari beberapa wilayah di Indonesia, kali ini beberapa orang siswa asal propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dari sejumlah sekolah yang tersebar di Sumsel, akan mengikuti sidang DPR RI di gedung senayan.

Untuk Tahun 2013 tercatat ada enam  orang siswa-siswi asal Sumsel yang berhasil masuk ke Parlemen di Senayan Jakarta untuk mengikuti sidang layaknya anggota DPR RI. Mereka merupakan perwakilan Sumsel yang dinyatakan lolos seleksi sebagai peserta Parlemen Remaja 2013 yang diselenggarakan oleh Direktorat Kemahasiswa Universitas Indonesia bekerjasama dengan Sekretariat Jenderal DPR RI yang akan berlangsung 25-28 Oktober mendatang di Jakarta, informasi ini berdasarkan rilis nama yang dirilis http://mahasiswa.ui.ac.id.

Tahun ini, Parlemen Remaja mengangkat tema “Dari Pemuda untuk Bangsa”, para peserta tersebut akan mengikuti serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan berupa pembekalan materi parlemen yang dipusatkan di Wisma DPR daerah Griya Sabha, Kopo, Cisarua, Bogor mulai 25 – hingga 27 Oktober 2013. Mereka juga akan mengikuti simulasi sidang DPR RI yang berlangsung 28 Oktober 2013 di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta.

Adapun enam pelajar tersebut berasal dari 3 sekolah berbeda di Sumsel, 1 orang dari SMAN 3 Kayu Agung  bernama Alamsyah, 3 orang dari SMA Plus Negeri 2 Banyuasin III masing-masing Haiman, Arif Fitridi, Risda Intan  Sistyawati dan Nur Islamia ditambah satu orang siswa dari SMAN 2 Sekayu yakni Lidiya Novelendah

Parlemen Remaja kali kedua ini berhasil menjaring 129 siswa-siswi pilihan dari berbagai daerah di Indonesia. Semoga untuk Tahun berikutnya siswa siswi asal kota Prabumulih mampu menempati Parlemen remaja di Jakarta. Amin (pp/01)

Publikasi : Posmetro
more.

DMDI Internasional, SMAN 2 Prabumulih Wakili Sumsel

0 comments

DMDI Internasional, SMAN 2 Prabumulih Wakili Sumsel

23 Okt 2013

PRABUMULIH, PP - Tampaknya prestasi membanggakan ditampilkan oleh SMA Negeri 2 Palembang. Buktinya, dipercaya mewakili Provinsi Sumatera Selatan untuk menjadi penampil dalam Dunia Melayu Dunia Islam ke XIV yang akan digelar di Malaka, Malaysia akhir bulan Oktober ini.

Kepala SMA Negeri 2 Prabumulih, Hj Tin Martini MM didampingi pembina Koreografi Teni Aryani SPd menyatakan keberangkatan ke Malaka ini atas undangan tuan rumah, Malaka-Malaysia."Kami diundang tuan Rumah Malaka, untuk tampil di DMDI k XIV," jelas Hj Tin Martini, Rabu (23/10) kepada sejumlah media.

Supaya tampil prima dan totalitas, setidaknya para siswa telah satu bulan melakukan geladi resik tarian yang akan mereka tampilkan. Hj Tin Martini mengatakan bahwa fihaknya menggarap tarian dengan adat Rambang, yaitu Betimbang, yang menceritakan masyarakat membayar nazar sebagai rasa syukur atas pencapaian cita-cita.

"Selain diiringi dengan upacara sedekah dusun dan doa-doa oleh tokoh agama dan guru spritual. Di akhir tarian para penari akan berteriak pecah timbangan berarti nazar sudah terbayarkan dan cita-cita sudah tersampai," jelasnya.

Tin Martini menambahkan, dalam tarian tersebut pihaknya menampilkan sendra tari yaitu gabungan drama dan tari yang akan terdiri dari 17 orang, serta multi talenta seperti olahraga, masak, menari, nyanyi yang berisi syiar islam dalam lagu. Hal ini akan dipadukan dalam satu paket yang akan ditampilkan dalam durasi 25 menit.

DMDI ke XIV sendiri akan berlangsung pada tanggal 24-30 Oktober 2013. Dan akan bersaing dengan perwakilan negara lainnya, untuk memperebutkan juara. (bmg/nd))
somasi : Posmetro

more.

Battle of Waterloo - Perang yang Merubah Wajah Eropa

0 comments
Battle of Waterloo


(ini foto reka ulang perangnya, sampai hari ini tiap tahun ada peringatan, dan secara berkala ada reka ulangnya oleh penggemar sejarah perang)

Battle of Waterloo adalah salah satu perang terbesar di dunia. Perkiraan pasukan yang perang di sini minimal ada 200.000 - 300 atau 400 ribu pasukan. Perang ini melibatkan hampir seluruh kekuatan perang se-antero Eropa, dari Inggris di Barat, Russia di utara, Turki (dulu namanya masih Ottoman Empire) di Timur, semuanya bentrok di Waterloo. Perang dalam skala lebih besar tersebar dimana-mana sampai ke Afrika dan Asia, namun Battle of Waterloo ini yang jadi penentu, karena di Waterloo pusat kekuatan yang berperang ini bertemu.

Quote:Original Posted By napoleonic war di Amerika, Afrika dan Asia 

Ini daerah yang terlibat perang Napoleonic War. Pusat, yang ribut di Eropa, tapi perangnya sampai kemana-mana.
 (dari wikipedia).

Kenapa Napoleonic war bisa sampe ke Amerika, Afrika dan Asia?
Napoleonic war itu terjadi setelah jaman eksplorasi, penjelajahan samudra. Perang di Amerika, Afrika dan Asia itu terjadi di koloni2 kerajaan Eropa. Bahkan sampai ke Indonesia. Indonesia itu sempet, sebentar doang, jadi koloni Perancis loh, waktu Napoleon nguasain hampir seluruh Eropa. Nah ini gak usah panjang2 ya, karena kita mau fokus puncak perangnya, Battle of Waterloo.


Batlle of Waterloo itu hanya berlangsung 1 hari. Ratusan ribu orang saling serang, sekali hajar kelar. Kejadiannya pada 18 Juni 1815, di Waterloo, sekarang bagian dari negara Belgia. Durasinya dari sekitar jam 11:30 (kadang ada yg bilang jam 10 atau jam 1 siang, kira2 sekitar jam segitu lah) sampai malam. Singkat dan tuntas. Jadi bayangin sendiri gempur2an ratusan ribu pasukan itu kaya bagaimana. Perang ini pakai teknologi paling canggih di masanya, canon, cannister, dan musket, dan taktik tempur yang legendaris. Ini pertempuran habis2an, yang kalah di perang ini digempur sampai di barisan pasukannya yang terakhir.


Dampak: Kenapa Battle of Waterloo Dianggap Penting?
Eropa yang kita liat sekarang itu, sedikit banyak, asalnya dari perang ini. Hasil dari Battle of Waterloo itu merubah wajah eropa, merubah konstelasi ekonomi dan kekuatan perang dan politik di Eropa. Pemenang di perang ini jadi penguasa Eropa yang baru. Abis perang ini ada Kongres Wina, di sini. Perbatasan antar kerajaan digambar ulang, monarki Eropa berhasil konsolidasi. Banyak negara yang kamu kenal sekarang itu dulunya gak ada, lahir setelah perang ini. Kaya Belgia, Jerman, Belanda, itu dulu namanya beda atau bagian dari kerajaan lain.

Duluuuu banget penguasa Eropa itu Roma. Lalu di jaman penjelajahan samudra Spanyol dan Portugal. Nah gara2 perang ini Inggris, Jerman, dan Belanda, muncul sebagai kekuatan baru di Eropa. Perang negara2 paling kuat di masanya. Perang yang bikin peta dunia harus digambar ulang.



Waterloo itu apa dan dimana?

Waterloo itu nama tempat, sekarang di negara Belgia, di provinsi Walloon Brabant. Namun yang jadi tempat perang ini persisnya adalah sebuah tanah lapang luas (kira2 5 kilometer persegi, sekitar 50 kali lapangan bola, cuma tanahnya gak rata), jalurnya naik turun berbukit-bukit, bagian tengah medan perang ada tanah sangat luas yang cukup rata, di tengahnya ada 3 bangunan, perkebunan anggur: Hougoumont (barat), La Haye Sainte (tengah agak ke belakang) dan Papelotte (timur). Di awal perang, semuanya dikuasai pasukan koalisi yang dimpimpin Inggris (kan Napoleon yg nyerang datengnya belakangan, jadi posisi pasukan koalisi itu bertahan).

Di tengah medan tempur ini ada 2 jalan tanah rata yang bersimpangan. Napoleon naruh pasukan utamanya di dekat salah ujung jalur jalan ini. Napoleon tau Waterloo luar-dalam, dia punya peta Waterloo yang sangat detil, dan semua jenderalnya jago baca peta. Ini jalanan penting, karena banyak tentara berkuda mati waktu mau nyebrang jalan ini. Nanti saya ceritain di bagian selanjutnya.

Beberapa kilometer di sisi kanan tempat pasukan utama Napoleon, ada tempat namanya Plancenoit. Bangunan pentingnya adalah sebuah gereja kecil, yang jadi titik penahan serbuan dari pasukan koalisi dari kerajaan Prussia yang datang dari Timur.


(markas terakhirnya Napoleon saat ini, udah jadi museum)

Di Waterloo Napoleon punya markas di sebuah perkebunan, tempat dia istirahat. Letaknya beberapa kilometer di belakang medan laga. Bangunannya ada jendela yang bikin dia bisa liat medan tempur secara terbatas. Markas perang terakhir Napoleon ini juga jadi, tempat rapat sama jenderalnya, dapur dan tempat pengobatan. Napoleon waktu Battle of Waterloo tinggal di sini gak lama. Pertempurannya aja kan, cuma sehari, dua hari lah sama persiapannya. Selain persiapan perang dan tidur, Napoleon itu orang yang jarang tidur atau tidurnya sebentar banget, sekitar 2 jaman bisa bangun lagi lalu perang, selebihnya selama di Waterloo Napoleon ada di tengah pasukan, atau di sebuah menara (mill) yang letaknya agak di depan lagi. 

Siapa yang berantem dan kenapa?

Yang perang di Waterloo itu Perancis (sendirian) lawan 7th Coalition (pasukan koalisi). Perancis dipimpin Napoleon Bonaparte, Koalisi komandannya Duke of Wellington. Napoleon pasukan perangnya lebih kurang 100rb pasukan, pasukan koalisi dua kali lipatnya sekitar 200rb sampai 250rb pasukan. Ini gak termasuk logistic supportnya, orang sipil yang ngurusin makanan dll.


(Napoleon, Duke of Wellington, dan Field Marshall Blucher)

Pasukan koalisi yang perang di Waterloo itu pasukan Inggris, Prussia (kira2 sekarang Jerman), Belanda, Hannover, Nassau, dan Brunswick. Pasukan ini waktu perang Waterloo terpencar dua. Semua pasukan koalisi ada bareng2 sama pasukan Inggris di bawah Duke of Wellington, kecuali pasukan Prussia yang dipimpin Field Marshall Blucher yang terpencar ke kota Wavre sekitar 8km dari Waterloo. Pasukan Prussia ini mencar gara2 dihantam pasukan Napoleon beberapa hari sebelumnya.

Kenapa? -- Sebuah riwayat singkat latar belakang Battle of Waterloo.

Saya coba singkat. Kamu perlu tahu sedikit tentang semangat Revolusi Perancis, yang anti monarki dan pro-kesetaraan manusia. Napoleon itu sangat dipengaruhi oleh semangat ini dan berusaha menyebarkannya di tanah Eropa. Bagi Napoleon, dia mau merdekain Eropa (dan dunia kalau bisa) dari monarki. Eh.. tapi dia sendiri pake gelar kaisar ya? Wah saya kurang ngerti di situnya. Pokoknya kejadiannya begitu deh.

Gerakan Napoleon ini bikin monarki di seluruh dataran Eropa khawatir. Itulah sebabnya monarki2 Eropa ini koalisi lawan Napoleon. Jadi sebenarnya ini, Napoleon nantangin seluruh kerajaan di Eropa. hahaha...

Sebelum Battle of Waterloo, Napoleon memerangi hampir semua kerajaan di Eropa, sampai ke Russia, sampai ke Turki, bahkan sampai ke Mesir. Di Russia, Napoleon kalah perang, gara2 kedinginan. Napoleon sih gak bilang itu kalah, tapi mundur. Tentara Napoleon yang nyerang Russia itu lagi besar-besarnya sekitar 500rb tentara. Buat satu kerajaan itu pasukan gede banget. Russia sebenarnya kalah, tapi Russia pakai taktik bumi hangus. Napoleon dan tentaranya gak dapet apa2 di Russia, mereka kelaparan pulang gak bawa apa2. Banyak kuburan massal di daerah Russia, isinya tentara pake baju tentara Napoleon, gak mati gara2 perang, tapi kelaparan.

Gak cuma di Russia, Napoleon itu gak bisa nguasain Inggris, karena angkatan lautnya kalah kuat. Salah satu sebabnya, canon di kapal Inggris itu peluru meriamnya disetel satu ukuran, jadi gak usah pilih2 peluru lagi. Armada di kerajaan lain peluru meriamnya gak satu ukuran, jadi musti dipilih dulu, atau disumbat atau dibungkus dulu biar pas sama ukuran lobang meriam. Gara2 itu kapal kerajaan Inggris jadi bisa nembak lebih cepat dan lebih banyak. Armada Inggris juga dilengkapi kapal meriam bertingkat yang bikin kapalnya bisa nembak lebih tepat walau dalam kondisi oleng2 kena ombak. Kalau oleng ke atas, meriam bawah yang nembak, kalau oleng ke bawah, meriam atas yang nembak. Liat itu film Pirates of Carribean baik2 ya. 


(Napoleon waktu dipaksa turun tahta dan pamit ke pembuanannya di Pulau Elba. Old Guard dan Jenderalnya nangis2. Dari Wikipedia)

Usai kerugian besar di Russia, Napoleon dipaksa mundur oleh raja2 di Eropa dari tahta kekaisaran kerajaan Perancis. Napoleon ini pemimpin yang dicintai rakyatnya (Napoleon itu perhatiin dan ngurusin kerajaan Perancis dengan baik, walaupun biayanya diperoleh dari kemenangan perang). Waktu Napoleon dipaksa mundur, dan dikucilkan ke Pulau Elba, tentaranya yang udah perang puluhan bahkan ratusan kali, pada nangis2. Napoleon diasingkan, dan cuma boleh bawa 600 pasukan.

Pulau Elba ini tempatnya sekitar Italy. Dari situ Napoleon kabur naik perahu balik ke Perancis. Waktu mendarat Napoleon dihambat di tepi pantai oleh pasukan tembak. Napoleon buka baju dan bilang, "Siapa yang berani tembak kaisar, ditembak di tempat." Sarap, Napoleon bilang gitu ke pasukan yang bukan pasukan dia. Jadi Napoleon merintahin pasukan yang bukan pasukan dia. Pasukan tembak yang menghalangi malah terharu, nangis2 dan akhirnya gabung dengan Napoleon. Bagaimanapun juga Napoleon ini dulu bekas pemimpinnya.

Napoleon bersama pengikut setianya konvoi ke Paris, pasukannya berbaris ikutin dia. Selama dalam perjalanan ke Paris, Napoleon dielu-elukan rakyat. Banyak pasukan dikirim buat neror dan menghentikan Napoleon, tapi buntutnya malah terpesona dan memilih gabung bersama Napoleon. Sepanjang jalan, Napoleon menjanjikan kembalinya Republik dan majelis perwakilan rakyat, Assembly. Rakyat yang rindu dengan Revolusi Perancis, sangat terharu dengan janji2 Napoleon.

Saat udah Napoleon udah deket Paris, ada suporternya yg bikin grafiti di tembok istana raja Perancis, tulisannya "Saudaraku, udah stop jangan kirimin tentara lagi, udah banyak banget". Abis kejadian itu raja Perancis kabur, trauma gak mau ulang lagi cerita leluhurnya yang ditangkep pas Revolusi Perancis dan dipenggal. Paris jatuh ke tangan Napoleon tanpa diperangin. Seperti yg udah saya ceritain di atas, Napoleon ini kan waktu perang semangatnya adalah ngapusin monarki dan kaum rohaniwan yg dia anggap suka majakin dan sengsarain rakyat, makanya kaum bangsawan dan keluarga kerajaan takut banget.

Kurang 3 minggu sejak mendarat 1 Maret 1815, Napoleon sampai di Paris, 20 Maret 1815. Pasukannya dari 600-1000 pasukan menggelembung berkali-kali lipat. Dalam beberapa bulan berikutnya, sekitar May 1815, pasukan Napoleon jadi hampir 200.000 pasukan.

Kembalinya Napoleon gak diterima oleh raja-raja lain di Eropa, karena dia janjiin kembalinya Republik dan batasin monarki dengan konstitusi. Napoleon sendiri berusaha mengubah image bringasnya dengan nongol pake baju kerajaan. Tapi tetap aja gak diterima oleh kerajaan tetangga. Kerajaan lain takut sama Napoleon.

Kerajaan-kerajaan di Eropa bertemu untuk bahas masalah Napoleon. Napoleon diputuskan sebagai penjahat. Setelah diputuskan, pasukan koalisi dibentuk, pemimpinnya Inggris, komandannya Duke of Wellington. Napoleon melihat, nampaknya dia gak akan bisa diterima baik-baik di Eropa. Harus lewat jalan perang. Dan begitulah sejarah akhirnya membawa seluruh kekuatan raksasa Eropa ini bertemu di Waterloo.
more.

Kenapa Orang Palembang Mirip Orang China?

0 comments
Kenapa mayoritas orang Palembang di Sumatra Selatan mirip China, walau ia
beragama Islam? Itulah sebagian 'sisa hidup' peninggalan Kerajaan Sriwijaya
yang pernah
berjaya di kawasan Asia. Kerajinan tenun songket khas Palembang, pakaian
adat Palembang yang mirip China, dan tari-tarian tradisional, termasuk
peninggalan Sriwijaya yang hingga kini masih dapat kita nikmati. Apakah
empek-empek juga termasuk jenis udapan yang sudah dikenal pada masa
Sriwijaya berjaya? Mungkin saja begitu.

Pada abad ke 7 hingga 13 M, Sriwijaya mengalami zaman keemasan. Sebagai
kerajaan maritim, namanya dikenal hingga ke mancanegara. Kekuatan maritim dapat
dilacak dari peninggalan kemudi kapal Sriwijaya yang ditemukan di
Sungai Buah, Palembang, pada 1960-an. Kemudi yang terbuat dari kayu onglen
hitam itu panjangnya mencapai delapan meter. Tak heran kalau armada kapal
milik Sriwijaya mampu berlayar ke China dengan membawa komoditas perkebunan,
seperti cengkeh, pala, lada, timah, rempah-rempah, emas, dan perak.
Barang-barang itu dibeli
atau ditukar dengan porselin, kain katun, atau kain sutra.

Pada masa kegemilangannya, banyak pendatang dari mancanegara singgah ke
Sriwijaya sekadar untuk tetirah atau berniaga. Beragam jenis kapal bertambat
di pelabuhan Sungai Musi. Mereka juga bermukim di kerajaan yang dulunya
menjadi pusat pendidikan ajaran Budha dan ilmu pengetahuan. Beberapa bangsawan
dan orang kebanyakan menikah dengan
pendatang dari China. Tak heran kini mayoritas orang Palembang kebanyakan
berkulit kuning langsat dan bermata sipit. Apabila para bangsawan Sriwijaya tak
dibantai habis
pasukan Majapahit, kemungkinan mereka adalah keturunannya. Nasib ribuan
pendeta Budha juga tak jelas hingga kini. Apakah mereka dihabisi pasukan
Majapahit atau menyingkir ke Tanah Jawa, Thailand, China, dan India? Atau
mereka harus berganti agama kala Islam masuk ke bekas kerajaan Sriwijaya? Tapi
yang jelas,
sebagian dari mereka adalah keturunan para pedagang China, dan juga para bajak
laut asal
China yang menguasai jalur sungai dan laut selama 200 tahun lamanya,
usai Sriwijaya hancur lebur diserbu Majapahit. Keganasan para perompak itu
berakhir setelah Panglima Perang Chengho yang diutus penguasa China datang dan
memerangi mereka.

Sebagian perompak yang selamat dari serbuan Chengho, lalu alih usaha
di daratan, beranak pinak, dan membentuk koloni tersendiri. Mereka
memutus tradisi dan nilai-nilai yang berkembang di tanah leluhur bangsa China,
dan
sebaliknya menanamkan kehidupan khas perompak yang berangasan. Sebuah
tugu prasasti di Kampung Kapiten, Kelurahan Tujuh Ulu, Kecamatan Seberang
Ulu I, Palembang, menunjukkan pemujaan kepada Dewa Samudra, sebagai peringatan
adanya komunitas China yang menetap di Palembang. Adakah kaitan
antara mereka dan 'Preman Palembang' yang kini tersohor itu? Sepertinya
perlu ada penelitian yang lebih mendalam. Kalau di Palembang ada Kampung Jawa,
bisa jadi mereka adalah keturunan pasukan Majapahit yang menetap disana.

Secuil peninggalan berbentuk benda mati seperti arca kini masih bisa Anda simak
di Museum Bala Putradewa, Palembang, Sumatra Selatan. Tercatat ada 2 museum
lagi di Palembang, yaitu Museum Situs Taman Purbakala Sriwijaya (TPKS) dan
Museum Sultan Badaruddin II, namun semuanya tak terawat dengan baik. Perlu ada
upaya pemerintah untuk menyatukan ketiganya, dan menamai museum itu 'Museum
Sriwijaya'.

Sejak penjajahan Belanda hingga kini, sisa-sisa kejayaan Sriwijaya berupa
barang antik telah pindah tangan ke luar negeri. Palembang, Jambi, dan Lampung
adalah padang perburuan
bagi kolektor dan pedagang barang antik. Kini tak lagi tersisa.

Dimanakah pusat Kerajaan Sriwijaya?

Itulah pertanyaan yang hingga kini masih menggantung, karena belum juga
ditemukan peninggalan istana atau kraton. Kemungkinan besar pada saat
penyerbuan pasukan Majapahit, istana tersebut dibumi hanguskan. Sejumlah
manuskrip dan prasasti tentang kerajaan Sriwijaya juga banyak yang telah rusak,
hilang, atau masih terkubur dalam tanah. Ketidak lengkapan temuan arkeologis
tersebut menyebabkan para peneliti kesulitan menyusun sejarah kemunculan
dan pertumbuhan Kerajaan Sriwijaya secara lengkap dan runtut.

Sejarah Sriwijaya justru banyak disusun berdasarkan berita-berita dari
pengelana asing, seperti dari China, India atau Arab. Setidaknya ada 18 situs
dari masa Sriwijaya di Palembang. Empat situs diantaranya memiliki penanggalan
sekitar abad ke-7 sampai ke-9, yaitu situs Candi Angsoka, prasasti Kedukan
Bukit, situs Kolam Pinishi, dan Situs Tanjung Rawa. Beberapa prasasti juga
telah ditemukan, yang isinya menceritakan keberadaan Sriwijaya dan kutukan bagi
para pembangkang. Beberapa peninggalan Sriwijaya juga ditemukan di Jambi,
Lampung, Riau, dan Thailand.

Kebesaran Sriwijaya juga terlacak dari peninggalan di India dan Jawa. Prasasti
Dewapaladewa dari Nalanda, India, abad ke-9 Masehi menyebutkan, Raja
Balaputradewa dari Swarnadipa (Sriwijaya) membuat sebuah biara. Prasasti
Rajaraja I tahun 1046 mengisahkan pula, Raja Kataha dan Sriwiyasa
Marajayayottunggawarman dari Sriwijaya menghibahkan satu wilayah desa
pembangunan biara Cudamaniwarna di kota Nagipattana. India. Manuskrip sejarah,
seperti Kitab Sejarah Dinasti Song dan Dinasti Ming, berada di China. Raja
Sriwijaya juga mendukung penuh pembangunan Candi Borobudur di Pulau
Jawa yang terbuat dari batu gunung. Sedangkan candi-candi peninggalan
Sriwijaya di Sumatra semuanya terbuat dari batu bata yang cepat aus dimakan
zaman. Kenapa? Karena lokasinya jauh dari gunung.

Kabar terakhir datang dari Malaysia. Raimy Che-Ross, peneliti Malaysia,
pada tahun lalu menemukan sebuah kota yang hilang di pedalaman Johor.
Rahasia itu terkuak berawal dari sebuah naskah kuno milik Stamford Raffles.
Ia memperkirakan reruntuhan puing itu berasal dari kota Gelanggi yang pada 1025
M diserbu pasukan Chola dari India Selatan pimpinan Raja Rajendra Cholavarman.
Kota itu
dulunya terkait erat dengan Kerajaan Sriwijaya. Pada 1612, Tun Seri
Lanang, bendahara Royal Court di Johor, menyebut kota Gelanggi yang
hilang sebagai Perbendaharaan Permata (Treasury of Jewels). Sebagai
catatan, pasukan Cola bergabung dengan Kerajaan Majapahit untuk menyerbu
Sriwijaya pada 1377 hingga ludes. Palembang pun lalu jadi kota mati, dan
tak lama kemudian dikuasai para perompak dari China. Para bajak laut
itu digempur pasukan China pimpinan Chengho, armada Majapahit dengan
dukungan Raja Aditiawarman dari Kerajaan Melayu.
more.
Powered by Blogger.
Credits